Penjelasan Ilmiah Terbelahnya Laut Oleh Nabi Musa Ini Masuk Akal Kah?

Bani Isra’il yang cukup menderita akibat tindasan Fir’aun dan kaumnya cukup merasakan penganiayaan dan hidup dalam ketakutan di bawah pemerintahan Fir’aun yang kejam dan bengis itu, pada akhirnya sadar bahwa Musalah yang benar-benar dikirimkan oleh Allah untuk membebaskan mereka dari cengkaman Fir’aun dan kaumnya.

Nabi Musa menjawab: “Janganlah kamu khawatir dan cemas, perjalanan kami telah diperintahkan oleh Allah kepadaku, dan Dialah yang akan memberi jalan keluar serta menyelamatkan kami dari cengkaman musuh yang zalim itu.”

Pada saat yang kritis itu, di mana para pengikut Nabi Musa berdebar-debar ketakutan, seraya menanti tindakan Nabi Musa yang kelihatan tenang saja, turunlah wahyu Allah kepada Nabi-Nya dengan perintah agar memukulkan air laut dengan tongkatnya.

Maka dengan izin Allah terbelah laut itu, tiap-tiap belahan merupakan separti gunung yang besar. Di antara kedua belahan air laut itu terbentang dasar laut yang sudah mengering yang segera di bawah pimpinan Nabi Musa dilewatilah oleh kaum Bani Isra’il menuju ke tepi timurnya.

laut-terbelah-2

sumber : http://hello-pet.id/pengetahuan-umum/77446

Nah dilansir dari hello-pet.com sejumlah ilmuwan telah melakukan simulasi untuk membuktikan kebenaran kisah dalam Alquran itu. Analisis catatan arkeologi, pengukuran satelit, dan peta memungkinkan para peneliti ini untuk memperkirakan aliran air dan kedalaman di Laut Merah.

Setelah melalui riset komputer yang cukup lama, peneliti di Amerika Serikat menyimpulkan kisah Laut Merah yang terbelah seakan memberi jalan bagi Musa itu, bila dilihat dari sisi ilmiah, sangat mungkin terjadi. Angin timur yang bertiup sepanjang malam bisa mendorong air laut seperti yang dikisahkan dalam Alquran.

Dalam simulasi tersebut diperlihatkan bagaimana angin sangat mempengaruhi air, dan angin mampu mendorong air kembali pada satu titik sehingga seperti membentuk sungai yang membungkuk untuk menyatu dengan laguna di pesisir. Perpisahan dramatis Laut Merah untuk pelarian bani Israel (bangsa yahudi) adalah keajaiban yang paling spektakuler.

664xauto-bukti-ilmiah-kebenaran-alquran-tentang-terbelahnya-laut-merah-1412117-rev1412118

sumber : http://hello-pet.id/pengetahuan-umum/77446

 

Penelitian ini sangat cocok dengan Firman Allah SWT dalam Al Quran berikut ini

 

Surat Al-Baqarah (2) ayat 50 :

“Dan (ingatlah) ketika Kami membelah laut untukmu (Nabi Musa) sehingga kamu (Nabi Musa dan Bani Israil) dapat Kami selamatkan dan Kami tenggelamkan (Fir’aun dan) pengikut-pengikut Fir’aun, sedang kamu menyaksikan”.

 

Al-Quran, surat Yunus (10) ayat 90 :

“Dan Kami selamatkan Bani Israil melintasi laut kemudian Fir’aun dan bala tentaranya mengikuti mereka untuk menzalimi dan menindas (mereka). Sehingga ketika Fir’aun hampir tenggelam dia berkata, “Aku percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil dan aku termasuk orang-orang muslim (berserah diri)”

 

Musa dan bangsa Yahudi terjebak di antara laut dan pasukan Fir’aun. Berkat campur tangan Tuhan, angin timur yang kuat berhembus sepanjang malam, membelah air sehingga terbentuknya lintasan jalan dengan dinding air di sisi kiri dan kanannya. Hal ini membuat bangsa Yahudi dapat lolos dari kejaran bangsa Fir’aun dan tentaranya. Ketika Fir’aun dan bala tentaranya mencoba untuk mengejar, air datang menerjang dan menenggelamkan Fir’aun dan bala tentaranya.

IMG_20150701_9538

sumber : http://hello-pet.id/pengetahuan-umum/77446

 

Mungkin Allah sengaja melindungi benda ini untuk menunjukkan kepada kita semua bahwa mukjizat yang diturunkan kepada Nabi-Nya merupakan suatu hal yang nyata dan bukan merupakan cerita karangan belaka. Di antara beberapa bangkai kereta tadi, ditemukan pula sebuah roda dengan 4 buah jeruji yang terbuat dari emas. Sepertinya, inilah sisa dari roda kereta kuda yang ditunggangi oleh Fir’aun sang raja.

Yang menjadi pertanyaan besar, mengapa akhir akhir ini banyak penelitian yang dilakukan oleh bangsa barat untuk membuktikan kebenaran dari beberapa mukjizat Al Quran? Apakah mereka mencoba membuktikan kebenaran Al Quran? Atau mereka hanyalah melakukan penelitian ilmiah saja?

 

Wallohu A’lamu Bish-showab

 

sumber : http://hello-pet.id/pengetahuan-umum/77446

 

Leave a Reply