Kata Siapa Gamers Tidak Bisa Bergaul? Berikut Quotes Satoru Iwata, CEO Nintendo Yang Menginspirasi

Masih ingat Nintendo, kan? Kalau kamu sampai sekarang masih setia bermain dengan Wii console terbarunya, kamu berhutang budi pada seorang Satoru Iwata, presiden Nintendo yang berperan besar mengembangkan Nintendo sejak tahun 2002. Sabtu, 11 Juli 2015, Satoru Iwata telah meninggal dunia akibat kanker, demikian pernyataan dari perusahaannya.

Seperti dilansir dari hello-pet.com, Satoru Iwata meninggal pada usianya yang ke-55 setelah berjuang melawan kanker yang dideritanya. Kepergiannya kemudian menjadi kehilangan bagi sangat banyak orang di seluruh dunia yang telah menikmati karyanya. Satoru Iwata sudah membuat begitu banyak orang gembira saat menikmati inovasi kreatifnya, Nintendo DS dan Wii.

Selain diapresiasi karena kreativitasnya di dunia game yang telah menghadirkan Nintendo DS dan Wii serta mengubah dunia game, Satoru Iwata juga disayangi banyak orang karena pemikiran-pemikirannya yang bijak dan menginspirasi.

Tentang Menjadi Seorang Yang Unik Tanpa Peduli Dianggap Aneh

1

sumber : http://hello-pet.com/baru/85278

Karena beberapa inovasi yang Satoru Iwata lakukan seperti Iwata Asks atau Nintendo Direct, sejumlah orang menganggap dirinya sebagai CEO yang sedikit aneh. “Tapi saya berpikir, adalah sangat berarti bagi saya untuk bisa melakukan dan terus melakukan hal-hal yang hanya bisa dilakukan oleh saya. Karena itu saya akan terus mencari hal yang baru dan unik yang bisa saya lakukan.”

Tentang Bergaul Dengan Orang Lain Melalui Game

2

sumber : http://hello-pet.com/baru/85278

Mungkin gamers sering diasosiasikan sebagai orang yang tidak suka bersosialisasi atau bergaul dengan orang lain, dan lebih suka tenggelam sendiri dalam permainannya. Tapi kontribusi Satoru Iwata telah mengubah pandangan dan kenyataan tersebut. “Produk-produk kami yang paling berhasil adalah produk yang justru cenderung menghubungkan banyak orang bersama. Saat banyak orang bermain Nintendo bersama, mereka berkomunikasi dengan baik bahkan antar generasi, misalnya antara kakek-nenek dengan cucu mereka.”

Karena itulah Nintendo juga berupaya untuk menyediakan game dengan tema yang dapat dinikmati berbagai generasi. “Game memberikan kesempatan bagi orang-orang dari generasi berbeda untuk berkomunikasi dan belajar serta bergembira bersama.”

Tentang menjaga nilai dan kualitas karya di dunia digital

3

sumber : http://hello-pet.com/baru/85278

Bagi Satoru Iwata, sangat disayangkan bahwa di dunia digital sangat mudah bagi seorang seniman seperti game developer, penyanyi, atau produser film, kehilangan nilai-nilai dan kualitas karyanya. Seringkali, yang menjadi fokus adalah penjualan. Sangat sedikit orang yang masih benar-benar peduli tentang nilai konten yang dijualnya. Yang penting karyanya laku dibeli orang.

“Karena itulah, hal yang perlu dipikirkan secara serius dan mendalam adalah, bagaimana seorang pembuat konten berusaha keras dengan segala cara untuk memastikan bahwa karya yang kita hasilkan tidak hanya bisa dinikmati tetapi juga memiliki nilai yang bermakna.”

Tentang Passion

4

sumber : http://hello-pet.com/baru/85278

“Di kartu nama saya, saya adalah seorang CEO. Di dalam pikiran saya, saya adalah seorang game developer. Tetapi dalam hati saya, saya adalah seorang gamers.”

Sebagai kepala Nintendo, Iwata memimpin beberapa hits terbesar perusahaan, termasuk sistem game Wii dan Nintendo DS. Tapi ada juga beberapa salah langkah.

Tahun lalu, ia memotong gajinya jadi setengah selama lima bulan setelah saham perusahaan turun karena penjualan yang mengecewakan dari Wii U. Beberapa kritikus juga mengatakan perusahaan telah terlalu lambat untuk merangkul platform portable lain seperti iOS Apple dan Google Android.

Iwata absen di Electronic Entertainment Expo (E3) tahun lalu karena sakit, tetapi baru-baru ini cukup pulih untuk meluncurkan seri “Iwata Ask”.

Berita kematiannya merupakan gelombang kejutan untuk industri gaming. Bahkan saingan besar perusahaan memberi hormat kepada seorang pria yang menghabiskan hidupnya untuk video game:

 

Thank you for everything, Mr. Iwata. — PlayStation (@PlayStation) July 13, 2015

Leave a Reply